Login / /

/ / Kontak



Path: TopTESISAKK2008

UPAYA MENINGKATKAN KINERJA PERAWAT BERDASAR ANALISIS KEPUASAN KERJA DI RUMAH SAKIT SITI KHODIJAH SEPANJANG

Master Theses from ADLNFKM / 2012-04-13 16:15:57
Oleh : ZAINUL ARIFIN, FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT (fkm@unair.ac.id)
Dibuat : 2009-03-13, dengan 0 file

Keyword : Service performance is the crucial factor in health service business. The quality of service can be evaluated from customer’s complaints. The empirical problem faced by Siti Khodijah Hospital (SKH) in Sepanjang is customer’s dissatisfaction of nurse’s service quality with a tendency to increase every year. This research aims at formulating a recommendation for efforts to increase nurse’s performance at the Sepanjang Siti Khodijah Hospital based on job satisfaction analysis, an application of hygiene-motivation factors theory of F. Herzberg.
Subjek : KEPUASAN KERJA
Nomor Panggil (DDC) : 658.3 ARI u

RINGKASAN





Rumah sakit sebagai suatu organisasi bidang jasa, memiliki karakteristik unik dibandingkan industri jasa lain. Kinerja rumah sakit ditentukan kualitas pelayanan yang disampaikan. Dalam memuaskan pelanggan dan membentuk pelanggan loyal untuk memenangkan persaingan sangat tergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dimiliki, khususnya perawat. Kinerja pelayanan perawat dapat diidentifikasi melalui kedisiplinan perawat dalam melaksanakan tugas pokok, yaitu: pelaksanaan standar asuhan keperawatan dan tugas administrasi. Kinerja perawat dipengaruhi oleh kepuasan perawat terhadap pekerjaan.




Masalah empiris dalam penelitian ini adalah tingginya angka komplain, ketidakpuasan pelanggan terhadap kualitas jasa yang disampaikan oleh perawat, yang kemungkinan disebabkan oleh rendahnya kepuasan kerja perawat. Tujuan penelitian ini adalah: 1) menganalisis penilaian perawat terhadap motivation factors, 2) menganalisis penilaian perawat terhadap hygiene factors, 3) menganalisis kepuasan kerja perawat, 4) menganalisis kinerja perawat yang terdiri dari pelaksanaan standar Askep dan ketaatan menjalankan tugas administrasi, 5) menganalisis pengaruh hygiene-motivation factors terhadap kepuasan kerja perawat, 6) menganalisis pengaruh hygiene-motivation factors terhadap kinerja perawat, 7) menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja perawat dan 8) menyusun rekomendasi upaya peningkatan kinerja perawat di Rumah Sakit Siti Khodijah.




Penelitian ini adalah penelitian observational dengan rancangan penelitian cross sectional study. Unit analisis penelitian adalah individu perawat ruang rawat inap Rumah Sakit Siti Khodijah. Besar sampel sebanyak 58 responden (perawat yang bertugas di ruang perawatan). Uji statistik diskriptif digunakan untuk (a) menganalisis penilaian perawat terhadap hygiene factors dan motivation factors; (b) menganalisis kepuasan kerja perawat; (c) menganalisis kinerja perawat yang terdiri dari pelaksanaan standar Askep dan ketaatan menjalankan tugas administrasi. Regresi linier digunakan untuk (a) menganalisis pengaruh hygiene-motivation factors terhadap kepuasan kerja perawat dan kinerja, (b) menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja perawat.




Hasil penelitian menunjukkan kepuasan kerja dipengaruhi oleh prestasi (p=0,008), pengakuan (p=0,0001), sifat pekerjaan (p=0,0001), tanggung jawab (p=0,017), gaji (p=0,002)), kondisi kerja (p=0,003), hubungan antarindividu (p=0,0001) dan pengawasan (p=0,026) sebagai variabel hygiene-motivation factors. Kepuasan kerja juga dipengaruhi oleh komposit motivation factors dan komposit hygiene factors. Sedangkan kinerja tidak dipengaruhi oleh variabel hygiene-motivation factors secara langsung, tetapi melalui kepuasan kerja (p=0,0001) dengan kuat pengaruh (R square=0,198).




Rekomendasi upaya peningkatan kinerja perawat di Rumah Sakit siti Khodijah Sepanjang, melalui peningkatan aspek yang memotivasi (motivation factors) perawat yaitu: prestasi, pengakuan, sifat pekerjaan, tanggung jawab; serta menurunkan pengaruh ketidakpuasan dari faktor pemeliharaan (hygiene factors) yaitu: gaji, kondisi kerja, hubungan antarindividu dan pengawasan, yang dapat menurunkan kinerja akibat adanya ketidakpuasan perawat. Strategi yang dapat dilakukan: 1) membuat program pengakuan yang terencana dan terstruktur terhadap prestasi dengan cara menghargai prestasi perawat secara adil dan bermakna. 2) menyusun career planning, career development dan succession planning, terutama bagi perawat yang berprestasi dan memiliki komitmen tinggi, dan 3) menyusun sistem imbalan yang transparan dan adil melalui remunerasi. 4) memberikan tanggung jawab sesuai dengan kompetensi dan kewenangan, kebebasan dalam berinovasi, menyediakan fasilitas kerja yang aman dan nyaman 5) memfasilitasi dan mengupayakan terciptanya hubungan antarindividu yang harmonis. 6) membudayakan perilaku menghargai orang lain yang dimulai dari manajemen puncak serta pengawasan yang berkualitas; dengan cara memberikan umpan balik positif, objektif dan menindaklanjuti segala persoalan pekerjaan dengan arif dan bijaksana.




Saran kepada penelitian lebih lanjut tentang pengaruh kepuasan kerja perawat terhadap komitmen organisasi; career planning, career development, dan succession planning yang sesuai dengan karakteristik organisasi.

Deskripsi Alternatif :

ABSTRACT





Service performance is the crucial factor in health service business. The quality of service can be evaluated from customer’s complaints. The empirical problem faced by Siti Khodijah Hospital (SKH) in Sepanjang is customer’s dissatisfaction of nurse’s service quality with a tendency to increase every year. This research aims at formulating a recommendation for efforts to increase nurse’s performance at the Sepanjang Siti Khodijah Hospital based on job satisfaction analysis, an application of hygiene-motivation factors theory of F. Herzberg.




This is an observational study conducted cross-sectional at the SKH inpatient wards. The research analysis unit is individual nurse. The samples are 58 nurses taken from the inpatient wards. Correlation analysis is done with linear regression.




Research result shows that there is a positive influence between job satisfaction and nurse’s performance (implementing standard Nursing Care and administrative duties).




The motivation factors influencing satisfaction are: achievement (p=0.008); acknowledgment (p=0.0001); nature of work (p=0.0001), responsibility (p=0.017); while the hygiene factors influencing satisfaction are: salary (p=0.002); work condition (p=0.003); interpersonal relation (p=0.0001) and control (p=0.026). Job satisfaction is also influenced by motivation factors composites and hygiene factors composites, whilst performance is not influenced by hygiene-motivation factor directly, but through job satisfaction (p=0.0001) with strong impact (R square=0.198). Thus, hygiene-motivation factors influence indirectly on performance. The influence of job satisfaction on performance is significant.




The result is used as inputs for Focus Group Discussion (FGD). Then, the FGD result is taken as a recommendation for hospital management to improve the execution of standard Nursing Care and administrative duties. For hospital business, the practical implication is to develop all aspects causing job satisfaction, to eliminate aspects causing dissatisfaction, to cultivate achievement, acknowledgment and to apply a clear policy of salary system and remuneration.

Copyrights : Copyright ? 2001 by RUANG BACA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS AIRLANGGA. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherADLNFKM
OrganisasiFAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
Nama Kontakfkm.unair.ac.id
AlamatJl. MULYOREJO KAMPUS C UNAIR
KotaSurabaya
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon(031)5920948-49
Fax(031)5924618
E-mail Administratorruang.baca@ymail.com
E-mail CKOruang.baca@ymail.com

Print ...

Kontributor...

  • Prof.Dr. Rika Subarniati T.,dr.,SKM , Editor: Puguh